CKG di SD Menara St. Martinus Makassar: Menjaga Kesehatan Anak Sejak Dini

Makassar, 4 September 2026 — Siswa kelas 1 SD Menara St. Martinus Makassar mengikuti kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pemantauan kesehatan anak usia sekolah.

Pemeriksaan kesehatan anak di sekolah merupakan kegiatan yang secara rutin dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan siswa sejak dini. Penjaringan kesehatan dan pemeriksaan berkala pada anak sekolah dilaksanakan minimal satu kali dalam setahun, terutama pada awal tahun ajaran baru.

kegiatan CKG, siswa mendapatkan berbagai pemeriksaan kesehatan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan program pelayanan kesehatan anak sekolah. Pemeriksaan tersebut antara lain meliputi status gizi melalui pengukuran tinggi dan berat badan serta indeks massa tubuh (IMT), pemeriksaan indera seperti mata dan pendengaran, serta pemeriksaan gigi dan mulut.
Selain itu, pemeriksaan umum juga dapat dilakukan, seperti pengukuran tekanan darah dan peninjauan tanda-tanda vital lainnya. Sesuai dengan program dan kondisi di wilayah kerja fasilitas kesehatan, skrining tambahan juga dapat mencakup kesehatan jiwa, anemia, riwayat imunisasi, maupun riwayat penyakit tertentu.
Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam membantu mendeteksi berbagai kondisi kesehatan yang mungkin belum terlihat secara langsung. Dengan mengetahui kondisi kesehatan anak sejak dini, orang tua, sekolah, dan tenaga kesehatan dapat bekerja sama untuk memberikan perhatian atau tindak lanjut yang diperlukan.
Para siswa kelas 1 SD Menara St. Martinus Makassar mengikuti kegiatan pemeriksaan dengan antusias. Kegiatan berlangsung sebagai pengalaman positif bagi anak-anak sekaligus menjadi kesempatan untuk mengenalkan pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala.
Melalui kegiatan CKG ini, SD Menara St. Martinus Makassar terus mendukung tumbuh kembang siswa secara menyeluruh. Pendidikan yang baik tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga memastikan anak-anak tumbuh sehat, aktif, dan siap mengikuti proses pembelajaran.
Dengan adanya pemeriksaan kesehatan secara rutin, diharapkan kondisi kesehatan siswa dapat terus terpantau sehingga mereka dapat belajar dan beraktivitas dengan lebih optimal.
Sehat tubuhnya, ceria anaknya, semangat belajarnya!

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *