
Makassar, — Menara School Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya peduli lingkungan melalui penyelenggaraan Gerakan Ecoenzym yang dirangkaikan dengan kegiatan Makan Buah Bersama di bulan desember ini. Acara ini melibatkan seluruh siswa, guru, serta orang tua dalam suasana edukatif dan penuh kebersamaan.
Kegiatan dimulai dengan pengenalan ecoenzym, cairan ramah lingkungan hasil fermentasi limbah organik seperti kulit buah dan sisa sayuran. Para siswa diajak memahami proses pembuatannya, manfaatnya bagi lingkungan, serta bagaimana ecoenzym dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti untuk pembersihan rumah hingga penyubur tanaman.
Guru-guru Menara School menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai bentuk pembelajaran langsung mengenai pengelolaan sampah organik. “Kami ingin anak-anak tidak hanya tahu teori, tetapi juga terjun langsung membuat ecoenzym. Dengan begitu mereka dapat memahami bahwa limbah bisa diolah kembali dan memberi manfaat,” ujar salah satu guru pembina kegiatan.
Setelah sesi pembuatan ecoenzym, acara dilanjutkan dengan Makan Buah Bersama sebagai simbol gaya hidup sehat dan minim sampah. Para siswa membawa berbagai jenis buah seperti apel, jeruk, pisang, dan mangga. Kegiatan ini bukan hanya mendorong pola makan sehat, tetapi juga memperlihatkan bahwa sisa kulit buah yang dihasilkan dapat menjadi bahan ecoenzym.
Para orang tua turut mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan pengalaman edukatif yang menyenangkan. “Anak-anak jadi makin paham pentingnya menjaga lingkungan. Mereka pulang ke rumah sambil bercerita ingin membuat ecoenzym sendiri,” ujar salah satu orang tua murid.
Melalui kombinasi antara edukasi lingkungan dan penerapan gaya hidup sehat, Menara School Makassar berharap dapat menumbuhkan kepedulian siswa sejak dini terhadap isu keberlanjutan. Kegiatan ini rencananya akan menjadi program rutin sekolah dalam rangka membangun generasi yang lebih sadar lingkungan.

Tinggalkan Balasan